STIT Payakumbuh melepas mahasiswa KKN

0
13

PAYAKUMBUH-Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Payakumbuh melepas mahasiswa KKN periode 1 tahun 2018 pada Senin (2/7/2018). Acara penglepasan dilaksanakan di Gedung A kampus STIT Payakumbuh. Penglepasan dilaksanakan dengan memberikan arahan / pembekalan terhadap mahasiswa yang akan ikut KKN 2018.
“Sebagai kampus Keguruan STIT juga mempunyai tugas untuk mengabdikan diri pada kepentingan masyarakat. KKN ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ketua STIT Wangiman, A. MA, SH, SE, M.MPd.
Sebanyak 82 mahasiswa peserta KKN tersebut dikirim ke wilayah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Mereka akan diterjunkan selama 35 hari untuk menjalankan program kerja yang sesuai dengan bidang keahliannya dan bekerjasama menyelesaikan permasalahan riil di masyarakat secara tim.
“Selamat melakukan pengabdian, semoga program-program yang saudara lakukan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pengelola KKN STIT Payakumbuh, Adi Warma, M. MPd, menyampaikan bahwa kegiatan KKN diwajibkan untuk mahasiswa STIT. Program ini ke depannya akan terus mengalami perluasan dan perkembangan untuk merespon kondisi masyarakat, khususnya di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.
Adi menyampaikan KKN merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa melalui pembelajaran pemberdayaan masyarakat berbasis hasil penelitian. Tujuan pelaksanaannya untuk menumbuh kembangkan empati dan kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dan pembangunan.
“Di era revolusi ini mahasiswa tidak cukup pada IPK tinggi, karena yang dibutuhkan di dunia kerja adalah kemampuan negosiasi, kerjasama dan kepemimpinan. Mahasiswa juga perlu belajar tentang aspek kemanusiaan dan wawasan kebangsaan,” tambahnya.
Melalui kerjasama antar institusi, Tim Pengelola KKN STIT juga merumuskan model KKN Tematik, seperti kelompok mahasiswa yang dikirimkan ke Kabupaten Lima Puluh Kota. Di sana para mahasiswa diberi tugas untuk mengembangkan Keagaamaan dan pengetahuan keguruan bekerjasama dengan Kementerian Agama Lima Puluh Kota.
“Kita berharap pengiriman mahasiswa KKN ini akan memperkaya dan memaksimalkan peran mahasiswa mengimplementasikan fungsinya sebagai sebagai agen perubahan dan pembangun bagi masyarakat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here